MATARAM – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) melalui Subdit Kamsel Ditlantas terus berupaya memperkuat komitmennya dalam menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar. Hal ini diharapkan mampu mewujudkan keamanan dan kenyamanan di jalan raya. Sebagai wujud nyata dari upaya tersebut, jajaran kepolisian menggelar kunjungan ke SMAK Kesuma Mataram melalui program unggulan "Polri Goes to School" pada tanggal 3 Agustus 2026.
Kunjungan edukatif pagi itu terasa sangat istimewa karena bertepatan langsung dengan momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) SMAK Kesuma Mataram. Di tengah suasana sekolah yang penuh suka cita, menjadi suatu kehormatan tersendiri bagi jajaran Subdit Kamsel Ditlantas Polda NTB ketika didaulat oleh pihak sekolah untuk bertindak secara langsung sebagai pembina upacara bendera peringatan hari jadi SMAK Kesuma Mataram.
Upacara bendera yang digelar dengan khidmat di lapangan utama SMAK Kesuma Mataram ini diikuti oleh seluruh jajaran dewan guru, staf tata usaha, serta ratusan siswa-siswi. Program "Polri Goes to School" dirancang sebagai langkah preventif dan preemtif kepolisian guna menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Hal ini sangat penting mengingat kelompok usia remaja, khususnya pelajar SMA, merupakan kelompok yang dinilai paling rentan mengalami insiden lalu lintas di jalan raya.
Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, perwira dari Subdit Kamsel Ditlantas Polda NTB AKP Kesuma menyampaikan sejumlah pesan krusial mengenai urgensi keselamatan berlalu lintas. Poin utama yang ditekankan kepada para peserta upacara adalah pentingnya menerapkan tata cara dan etika berkendara yang baik. Pelajar diingatkan bahwa jalan raya adalah fasilitas publik yang digunakan bersama. Oleh karena itu, setiap pengendara wajib mematuhi seluruh rambu lalu lintas yang ada, mengendalikan batas kecepatan kendaraan, dan menumbuhkan sikap saling menghargai antarsesama pengguna jalan.
Kedisiplinan pelajar dalam menggunakan instrumen keselamatan berkendara turut menjadi sorotan utama. Penggunaan helm berstandar Nasional Indonesia (SNI) ditegaskan sebagai sebuah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar bagi pengguna sepeda motor. Helm memiliki fungsi yang sangat vital untuk melindungi organ kepala dari potensi benturan keras saat insiden tak terduga terjadi. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kesadaran memakai helm bukanlah sekadar untuk menghindari sanksi dari polisi lalu lintas, melainkan wujud nyata dari upaya perlindungan dan penyelamatan nyawa diri sendiri.
Melalui momen peringatan hari ulang tahun yang bersejarah ini, aparat kepolisian mengajak seluruh elemen di lingkungan sekolah untuk bersinergi dan bergerak bersama membangun karakter luhur generasi muda masa depan. Cita-cita utamanya adalah melahirkan generasi penerus bangsa yang disiplin, tangguh, dan selalu bertanggung jawab atas setiap perilakunya di ruang publik. Seluruh pelajar SMAK Kesuma Mataram didorong dengan penuh semangat untuk berani mengambil peran dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Sebagai penutup dari rangkaian amanat upacara yang penuh makna tersebut, perwakilan dari Subdit Kamsel Ditlantas Polda NTB memberikan apresiasi tertinggi serta ucapan selamat merayakan hari jadi yang paling hangat untuk seluruh keluarga besar sekolah menengah tersebut. Pesan penutup tersebut diserukan sebagai penyemangat bagi ratusan pelajar yang memadati lapangan sekolah.
"Selamat HUT SMAK Kesuma Mataram. Di usia yang baru ini, teruslah berkarya tiada henti, raihlah prestasi yang membanggakan, dan jadilah generasi masa depan yang cerdas, berkarakter mulia, serta selalu mengutamakan keselamatan di mana pun berada," tutupnya, yang seketika langsung disambut dengan riuh rendah tepuk tangan kebanggaan dari seluruh peserta upacara.